Kegiatan Sekolah
Edukasi Lingkungan, Sub Rayon 01 Purbalingga Usung Tema Pemanfaatan Barang Bekas menjadi Kostum Berkelas di Pawai HUT ke-194 Purbalingga!
Tim Jurnalistik SPENZAGA – Sabtu, 28 Desember 2024
PURBALINGGA – Sabtu, 28 Desember 2024, Sub Rayon 01 Purbalingga yang terdiri dari SMP N 1 Purbalingga, SMP N 2 Purbalingga, SMP N 3 Purbalingga, SMP N 4 Purbalingga, SMP N 5 Purbalingga, SMP Boromeus, SMP Istiqomah Sambas, dan SMP IT Harapan Umat mengikuti Pawai Budaya tahun 2024 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke – 194 Purbalingga. Pawai ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud). Selain pawai, HUT ke – 194 Purbalingga ke-194 ini juga diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti Pahargyan Agung Kirab Pusaka & Manggala Praja, Purbalingga Berkebaya, dan Festival Kentongan.
Pawai ini mengusung tema “Purbalingga Mandiri, Maju, dan Sejahtera yang Berbudaya” dan diikuti oleh 70 kontingen dari beberapa kelompok, termasuk Sub Rayon 01 yang meliputi, beberapa sekolah menengah pertama di kecamatan Purbalingga.
“SPENZAGA sebagai salah satu perwakilan SUB RAYON 01 mengambil tema khusus, yaitu tema Budaya Pemanfaatan Limbah. Jadi, kita membudayakan anak agar dapat mengelola limbah dengan baik. Hal ini tentu menjadi salah satu budaya baik yang perlu dilaksanakan.” Tutur Ibu Shelma Andjani sebagai Koordinator Lapangan Pawai Sub Rayon 01.
Beliau juga menambahkan, bahwa persiapan pawai meliputi talent atau orang yang melaksanakan pawai yang terdiri dari Bapak/Ibu Guru dan siswa, mental, kesehatan, dan pakaian yang sudah siap digunakan. Para siswa mengenakan pakaian yang terbuat dari barang bekas ditambah dengan hiasan-hiasan lain sesuai kreatifitas masing-masing.
Pawai dimulai dari GOR Guntur Darjono pada pukul 07.30 WIB dan berakhir di panggung kehormatan (Selatan Alun – Alun Purbalingga).
Para penonton pun terlihat sangat bahagia dan bersemangat, seperti yang dikatakan oleh Akmal sebagai salah satu penonton “Pawainya sangat keren, kostumnya bagus-bagus, dan bisa mengenalkan budaya-budaya kepada masyarakat.”
Selain penonton, para peserta pawai juga merasa senang. Udara panas dan kostum yang berat, tidak mematahkan semangat mereka. Hal itu dikarenakan mereka dapat menunjukkan hasil karya dan kreatifitas mereka.
“Alhamdulillah, dari SMP yang terbagi dalam 13 Sub Rayon semuanya dapat tampil dan keseluruhannya berjalan lancar, sukses, dan meriah. Anak-anak dan Bapak/Ibu Guru yang mengikuti pawai, terlihat sangat bersemangat dan menikmati. Harapan saya, hal ini bisa menjadi tradisi tiap tahunnya agar HUT Purbalingga menjadi semarak, dan para peserta harapannya bisa selalu ikut berpartisipasi.” ujar Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP, Bapak Subarno S.Pd.

